BERITA ACARA KEIKUTSERTAAN DOSENINTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION (ICOE) 2026

Pada hari Selasa, tanggal 29 September 2026, pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai, telah dilaksanakan kegiatan The 4th International Conference on Education (ICOE) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri, Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, Institut Agama Islam Badrus Sholeh menugaskan salah satu dosen, yaitu Nikmatul Azizah, M.Pd., untuk mewakili institusi dalam mengikuti konferensi internasional tersebut.

Kegiatan ICOE 2026 mengangkat tema “Transforming Education for a Global Impact: Innovation, Digitalisation, and Sustainable Development for Quality Education”, yang membahas transformasi pendidikan dalam menghadapi tantangan global melalui inovasi, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan opening speech oleh Prof. Dr. Wahidul Anam, M.Ag., selaku Rektor UIN Syekh Wasil Kediri. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya transformasi pendidikan tinggi dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat global.

Konferensi ini menghadirkan empat narasumber dengan materi sebagai berikut:

  1. Prof. Icy Lee (National Institute of Education, Nanyang Technological University, Singapura) dengan materi “Feedback over Grades: Enhancing Student Learning through Ungrading”.
  2. Dr. Ania Lian (Charles Darwin University, Australia) dengan materi “Innovation for Whom? Re-centering the Learner in Digital and Sustainable Educational Transformation”.
  3. Prof. Ika Lestari Damayanti, M.A., Ph.D. (Universitas Pendidikan Indonesia) dengan materi “Beyond Reading and Writing: Literacy as the Core of Learning Across Disciplines”.
  4. Dr. Mu’awanah, M.Pd. (UIN Syekh Wasil Kediri, Indonesia) dengan materi “Transforming Good University Governance: Integrating Academic Quality Assurance and Adaptive Policies”.

Dalam pemaparannya, Prof. Icy Lee membahas pentingnya umpan balik (feedback) dibandingkan penilaian berbasis nilai (grades) dalam meningkatkan pembelajaran mahasiswa melalui pendekatan ungrading. Dr. Ania Lian mengangkat pertanyaan kritis tentang untuk siapa inovasi pendidikan dirancang, serta menekankan perlunya menempatkan kembali pebelajar sebagai pusat dalam transformasi pendidikan yang digital dan berkelanjutan. Prof. Ika Lestari Damayanti memaparkan bahwa literasi tidak terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi menjadi inti dari proses pembelajaran di seluruh bidang ilmu. Dr. Mu’awanah, M.Pd. memaparkan transformasi tata kelola perguruan tinggi yang baik (good university governance) melalui integrasi penjaminan mutu akademik dan kebijakan yang adaptif.

Secara umum, para narasumber menegaskan bahwa pendidikan di era global perlu diarahkan pada pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berpusat pada mahasiswa. Penilaian hendaknya berfungsi mendukung proses belajar, sementara pemanfaatan teknologi digital harus tetap berorientasi pada kebutuhan pebelajar serta diimbangi dengan literasi digital, etika akademik, dan kemampuan berpikir kritis. Penguatan literasi lintas disiplin menjadi landasan bagi mahasiswa untuk belajar secara efektif di bidang apa pun. Di tingkat institusi, tata kelola yang baik, sistem penjaminan mutu yang berjalan, dan kebijakan yang adaptif menjadi fondasi bagi pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Nikmatul Azizah, M.Pd. memperoleh tambahan wawasan mengenai praktik penilaian yang berfokus pada umpan balik, pendekatan pembelajaran yang berpusat pada pebelajar dalam transformasi digital, peran literasi sebagai inti pembelajaran lintas disiplin, serta penguatan tata kelola dan penjaminan mutu perguruan tinggi. Hasil kegiatan ini diharapkan menjadi bahan masukan bagi pengembangan pembelajaran, penelitian, dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan Institut Agama Islam Badrus Sholeh. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan kompetensi dosen dan pengembangan mutu pendidikan di lingkungan institusi.

                                                                                                Kediri, 29 September 2026

    Leave a Reply