Dosen IAI Badrus Sholeh Jadi Pembicara di SEASHE 2025 Thailand, Bahas Integrasi AI dalam Pedagogi Pendidikan Tinggi

Pattani, Thailand – Kamis, 7 Agustus 2025

 

Dosen Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh Kediri, Emma Rahmawati, dipercaya menjadi salah satu delegasi Indonesia sekaligus pembicara pada Southeast Asia Symposium on Higher Education (SEASHE) 2025 yang digelar di Fatoni University, Pattani, Thailand.

 

Dalam simposium yang mengangkat tema besar “AI Powered Pedagogy”, Emma membawakan materi berjudul “Integrating Artificial Intelligence into Higher Education Pedagogy – Navigating the Future of Learning and Teaching”. Presentasi ini mengulas secara komprehensif peran, manfaat, tantangan, dan prinsip integrasi AI dalam proses belajar-mengajar di pendidikan tinggi.

Emma menekankan bahwa AI mampu memberikan efisiensi, ide kreatif, kemudahan pembuatan media, dan evaluasi pembelajaran, namun juga membawa risiko seperti ketergantungan berlebihan, hilangnya sentuhan manusia, serta tantangan etika dan orisinalitas. “AI harus menjadi asisten, bukan aktor utama. Dosen dan mahasiswa tetap menjadi navigator utama yang mengarahkan teknologi ini untuk tujuan pendidikan yang mulia”, tegasnya.

 

Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai kemanusiaan dalam pendidikan tinggi, membekali mahasiswa dengan literasi teknologi yang kritis, dan memastikan AI digunakan untuk memperkuat kreativitas, etika, dan visi manusia—bukan menggantikannya.

SEASHE 2025 menjadi ajang penting bagi para akademisi dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk berbagi praktik terbaik, tantangan, dan inovasi di dunia pendidikan tinggi. Kehadiran IAI Badrus Sholeh melalui Emma Rahmawati memperkuat kontribusi Indonesia dalam diskursus global tentang masa depan pembelajaran berbasis teknologi.

Leave a Reply