International Conference In Islamic, Economics, Business and Philanthropy (AICIEBP) 2025 yang menyelenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Syekh Wasil Kediri. Bertempat di Home Theater Lantai 4 Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri, dengan tema “Development of Global Financial Sector With an Enviromental Social and Governance Perspective for Sustainable”. Tiga dosen IAIBA turut berpartisipasi sebagai peserta conference yaitu Isma Nurrokhim, M.E, Zaidatul Inayah, M.Pd dan Ilyas Adhi Purba, M.E. Acara di mulai jam 9 dengan keynote speaker dari rektor UIN Syekh Wasil Kediri Prof. Dr. Wahidul Anam, M.Ag, kemudian jam 10 acara pemaparan materi 1 oleh Assoc. Prof. Dr. Rose Ruziana Binti Samad (KJP Healthcare University Malaysia) yang memaparkan materi tentang “Green Financing in Malaysia”. Beliau mengatakan bahwa Green Financing di Malaysia memanfaatkan platform digital seperti aplikasi mobile banking, portal online, dan sistem fintech untuk menyalurkan dana kepada proyek-proyek hijau. Misalnya, bank-bank besar seperti Maybank, CIMB, dan Bank Islam Malaysia telah meluncurkan inisiatif pembiayaan hijau secara digital, termasuk kredit ramah lingkungan bagi perusahaan energi terbarukan.
Kemudian pemaparan materi kedua oleh Moh. Musyafa, S.T, M.E (Head of Islamic Economic Society South of Korea) yang memaparkan materi tentang “Green Financing and Technology in Korea”. Beliau mengatakan penggunaan AI dan machine learning membantu lembaga keuangan menilai risiko lingkungan dan sosial dari suatu proyek dengan lebih akurat. Teknologi Internet of Things (IoT) juga digunakan dalam proyek-proyek energi cerdas untuk mengukur konsumsi energi dan emisi karbon secara otomatis.

Kemudian pukul 13.00 dimulai sesi presentasi paper yang lolos dalam conference ini. Salah satu dosen IAIBA lolos dalam seleksi paper yaitu Bapak Ilyas Adhi Purba, M.E, beliau presentasi di ruang GPM FEBI UIN Syekh Wasil Kediri. Adapun paper yang beliau angkat adalah “Edlink as Paperless Service: Strategic For Minimizing of Paper in Collage Based on Echo-Theology Perspektive”. Paper beliau membahas terkait e-learning di kampus IAIBA (Edlink) dapat mewujudkan pengurangan konsumsi kertas di wilayah kampus, selain itu dalam perspektif ekoteologi pengurangan penggunaan kertas berarti mengurangi penebangan pohon sehingga dapat tetap melestarikan alam.


