Mahasiswa KKN IAI Badrus Sholeh Dorong Pemberdayaan Potensi Lokal Lewat Inovasi Olahan Belimbing di Dusun Ringinrejo

Tiru Lor, Kediri, 10 Agustus 2025— Potensi buah belimbing yang melimpah di Dusun Ringinrejo kini mendapat sentuhan inovasi dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh. Melalui program bertema “Pemberdayaan Potensi Lokal Melalui Inovasi Olahan Belimbing”, para mahasiswa berupaya mengangkat kekayaan alam desa menjadi produk bernilai ekonomis tinggi sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu rumah warga dusun ringinrejo dan diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, remaja desa, serta pelaku usaha lokal. Dalam acara ini, mahasiswa KKN memandu pelatihan pembuatan berbagai olahan belimbing, mulai dari sirup, manisan, dodol, hingga selai. Prosesnya tidak hanya mencakup teknik pengolahan, tetapi juga strategi pengemasan dan pemasaran produk.
Ketua kelompok KKN, Maslakhah Amelia Safitri, menjelaskan bahwa program ini dirancang setelah melihat langsung kondisi desa yang memiliki kebun belimbing cukup luas, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan buah segar.
“Potensi belimbing di Ringinrejo sangat besar, tetapi nilai ekonominya bisa jauh lebih tinggi jika diolah menjadi berbagai produk kreatif. Harapan kami, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal warga untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal,” ujarnya.
Selain pelatihan, kegiatan ini juga menghadirkan sesi diskusi seputar peluang pasar dan pemasaran digital. Peserta diajak memahami cara memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk memasarkan produk olahan belimbing ke pasar yang lebih luas.
Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka saat mencoba mengolah belimbing secara langsung. Beberapa peserta bahkan langsung merencanakan untuk memproduksi olahan belimbing secara mandiri sebagai usaha rumahan.
Salah satu peserta, Ibu Novi, mengungkapkan rasa senangnya.
Selama ini kami hanya menjual belimbing mentah. Setelah ikut pelatihan ini, saya jadi punya ide untuk membuat sirup belimbing dan menjualnya. Semoga bisa membantu menambah penghasilan keluarga,” tuturnya.

Kepala Dusun Ringinrejo memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN IAI Badrus Sholeh atas inisiatif yang bermanfaat ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menghidupkan potensi desa, tetapi juga membekali warga dengan keterampilan yang dapat diwariskan dan dikembangkan.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap agar warga Ringinrejo dapat terus mengembangkan inovasi produk lokal, sehingga belimbing tidak hanya menjadi ikon desa, tetapi juga sumber penghasilan yang berkelanjutan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara kampus dan masyarakat mampu menciptakan peluang baru untuk kesejahteraan desa.

Leave a Reply