Penutupan KKN IAI Badrus Sholeh Kediri di Desa Tiru Lor: Mahasiswa Hadirkan Inovasi Lingkungan, Keagamaan, dan Pemberdayaan Masyarakat

Kediri, 20 Agustus 2025 – Rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh Kediri di Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri resmi ditutup pada Selasa, 19 Agustus 2025. Acara penutupan yang berlangsung di Balai Desa Tiru Lor ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, Ibu PKK Desa Tiru Lor, Ketua Madrasah Diniyyah, perwakilan kepala sekolah, Wakil Rektor, dosen pembimbing lapangan, mahasiswa KKN, serta lapisan masyarakat.

KKN yang digelar sejak 13 Juli hingga 18 Agustus 2025 ini diikuti oleh mahasiswa yang terbagi ke dalam empat posko dengan total tujuh program kerja. Dari seluruh program tersebut, empat menjadi unggulan yang berhasil menarik perhatian masyarakat, yaitu:

  1. Edukasi & Implementasi Sistem Pengelolaan Sampah Anorganik melalui Bank Sampah di Wisata Tirto Tani Djojo.
  2. Zero Waste Campaign melalui Pelatihan Pembuatan Lilin dari Minyak Jelantah di Dusun Sentul Barat.
  3. Workshop Edukasi Pola Asuh Adaptif di Era Digital di Dusun Ringinrejo.
  4. Pendampingan Peningkatan Kapasitas Keagamaan melalui Kegiatan Islamic Super Camp di Dusun Bolowono.

Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan program lain yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, di antaranya peningkatan keterampilan ibu PKK Desa Sentul Barat melalui pembuatan handicraft, inovasi olahan belimbing sebagai potensi lokal, serta pelatihan pembuatan sabun cuci piring berbahan alami di Dusun Bolowono.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor IAI Badrus Sholeh Kediri menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat mahasiswa dalam mengabdikan diri. “KKN ini bukan hanya menjadi wadah implementasi ilmu, tetapi juga bukti bahwa mahasiswa mampu hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Harapan kami, program-program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan oleh warga desa,” ujarnya.

Kepala Desa Tiru Lor juga memberikan penghargaan atas kontribusi mahasiswa. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN membawa dampak positif, mulai dari pengelolaan lingkungan, edukasi, hingga penguatan nilai keagamaan. “Kami berterima kasih atas pengabdian mahasiswa IAI Badrus Sholeh Kediri. Semoga kerja sama ini bisa terus terjalin demi kemajuan desa,” ungkapnya.

Penutupan KKN ini ditutup dengan sesi refleksi mahasiswa dan doa bersama, menandai berakhirnya satu bulan lebih pengabdian. Meski kegiatan telah usai, masyarakat berharap program yang telah digagas dapat menjadi pijakan berkelanjutan bagi pembangunan Desa Tiru Lor.

Leave a Reply