Kediri, 6 Agustus 2026 — Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Seleksi Tahap II Ujian Kitab Kuning/Hafalan Al-Qur’an Program Beasiswa Sarjana (S1) PTKI Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang diselenggarakan melalui Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur.
Kegiatan seleksi berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, dengan diikuti oleh 30 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos pada Seleksi Tahap I. Para peserta merupakan santri dan calon mahasiswa yang berasal dari berbagai madrasah diniyah dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk.
Seleksi tahap II ini menjadi tahapan penting dalam menentukan calon penerima Program Beasiswa Sarjana (S1) PTKI Pemerintah Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Dari 30 peserta yang mengikuti ujian, nantinya akan dipilih 20 mahasiswa yang berhak mendapatkan beasiswa pendidikan selama 8 semester.
Pelaksanaan seleksi tahap II diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung di lingkungan IAI Badrus Sholeh. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Rektor I IAI Badrus Sholeh, Binti Su’aidah Hanur, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, Wakil Rektor I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya proses seleksi di IAI Badrus Sholeh serta memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pihak LPPD Provinsi Jawa Timur yang disampaikan oleh Gus Ahmad Fatih Al Faiz Binashrillah, L.C., M.Ag., selaku penguji. Dalam kesempatan tersebut, peserta diberikan arahan mengenai pelaksanaan seleksi serta pentingnya mengikuti seluruh tahapan ujian dengan tertib, jujur, dan penuh tanggung jawab.
Dalam pelaksanaan seleksi tahap II, kemampuan peserta diuji melalui ujian kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting untuk melihat kemampuan keagamaan, penguasaan literatur keislaman, serta kapasitas akademik calon penerima beasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan pesantren.

Menariknya, persaingan dalam seleksi tahun ini berlangsung cukup ketat. Sebagian peserta bahkan memiliki kemampuan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz, sementara persyaratan minimal yang ditetapkan oleh LPPD adalah 5 juz. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kualitas dan kompetensi para peserta yang mengikuti seleksi. Setiap peserta dituntut untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengikuti seluruh rangkaian ujian.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan profesional, LPPD Provinsi Jawa Timur menugaskan tim yang terdiri atas pendamping, pemantau, dan penguji. Adapun tim LPPD yang hadir dalam pelaksanaan seleksi di IAI Badrus Sholeh adalah:Untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan profesional, LPPD Provinsi Jawa Timur menugaskan tim yang terdiri atas pendamping, pemantau, dan penguji. Adapun tim LPPD yang hadir dalam pelaksanaan seleksi di IAI Badrus Sholeh adalah:
- Dita Kevina Marta, S.T. sebagai Pendamping dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur
- Luluk Asfiyah, M.Pd. sebagai Pemantau dari LPPD Provinsi Jawa Timur
- Gus Ahmad Fatih Al Faiz Binashrillah, L.C., M.Ag. sebagai Penguji dari LPPD Provinsi Jawa Timur yang merupakan pimpinan Pondok Pesantren di Mojosari Nganjuk
Kehadiran tim LPPD tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan seleksi berlangsung sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.

Program Beasiswa Sarjana (S1) PTKI Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pesantren dan madrasah diniyah. Program ini memberikan kesempatan kepada para santri berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Bagi IAI Badrus Sholeh, pelaksanaan seleksi tersebut juga menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pesantren, madrasah diniyah, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam meningkatkan akses serta kualitas pendidikan generasi muda.
Dilaporkan oleh :
Fatimah S.Hum., M.Pd.I. – Wakil Rektor III IAI Badrus Sholeh


