Fakultas Tarbiyah Gelar Workshop Kurikulum Cinta dan Mentoring Alumni Guru Profesional Berintegritas

Kediri, 29 Desember 2025 — Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh menyelenggarakan kegiatan Workshop Pendidikan dan Mentoring Alumni yang berlangsung di Auditorium Badrus Sholeh, Senin (29/12). Kegiatan ini mengusung dua agenda utama, yaitu workshop dengan tema “Mendidik dengan Hati: Implementasi Kurikulum Cinta untuk Membentuk Karakter Siswa MI/SD” serta sesi mentoring alumni bertajuk “Strategi Alumni Tarbiyah Menjadi Guru Profesional Berintegritas.”

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah, alumni, serta para pendidik MI/SD yang memiliki kepedulian terhadap penguatan karakter dan profesionalisme guru di era pendidikan modern. Acara berlangsung dengan penuh antusias dan suasana reflektif, menegaskan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.

Pada sesi workshop, narasumber menekankan bahwa Kurikulum Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati, keteladanan, dan nilai-nilai moral sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran. Kurikulum ini dinilai relevan untuk diterapkan di jenjang MI/SD karena mampu membentuk karakter siswa sejak dini melalui pembelajaran yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan akhlak mulia.

Peserta workshop diajak untuk merefleksikan praktik pembelajaran di kelas serta mendiskusikan strategi implementatif Kurikulum Cinta, mulai dari perencanaan pembelajaran, interaksi guru dan siswa, hingga penciptaan iklim kelas yang aman dan penuh penghargaan. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya kesadaran peserta akan peran guru sebagai pendidik sekaligus pembimbing karakter.

Sementara itu, pada sesi mentoring alumni, dibahas secara mendalam tentang tantangan dan peluang alumni Fakultas Tarbiyah dalam meniti karier sebagai guru profesional. Narasumber menyampaikan bahwa guru profesional berintegritas tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogik dan keilmuan, tetapi juga integritas moral, komitmen etika, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika dunia pendidikan.

Melalui sesi ini, alumni mendapatkan motivasi dan strategi praktis untuk mengembangkan diri, menjaga idealisme profesi guru, serta membangun jejaring profesional yang berkelanjutan. Mentoring ini juga menjadi wadah silaturahmi dan berbagi pengalaman antara alumni dan civitas akademika Fakultas Tarbiyah.

Dekan Fakultas Tarbiyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mencetak pendidik yang berkarakter, berintegritas, dan berjiwa pengabdian, sekaligus memperkuat peran alumni sebagai duta nilai-nilai Tarbiyah di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah berharap nilai-nilai Kurikulum Cinta dapat diimplementasikan secara nyata dalam praktik pendidikan, serta para alumni semakin siap menjadi guru profesional yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.

Leave a Reply