IAI Badrus Sholeh Perkuat Tata Kelola Internal melalui Rapat Tinjauan Kinerja dan Evaluasi Kurikulum Berbasis Mutu Berkelanjutan

Dalam rangka memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu, Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh menyelenggarakan dua agenda strategis secara berkelanjutan, yaitu Rapat Tinjauan Pelaksanaan Kerja pada Senin, 8 Juni 2026 yang diikuti para dekan, serta Peninjauan Ulang Kurikulum Tahun 2023 dan Evaluasi Ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada Selasa, 9 Juni 2026 yang melibatkan seluruh ketua program studi. Kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari siklus evaluasi dan pengendalian mutu institusi untuk memastikan setiap program kerja, pelaksanaan akademik, serta pengembangan kurikulum berjalan selaras dengan visi institusi, kebutuhan pemangku kepentingan, serta kebijakan pendidikan tinggi terkini.

Pada Rapat Tinjauan Pelaksanaan Kerja, pimpinan fakultas memaparkan perkembangan progres akreditasi program studi, capaian kuantitas mahasiswa melalui evaluasi promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), serta hasil pelaksanaan SSDP selama periode April–Mei beserta rencana tindak lanjutnya. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar pengambilan keputusan strategis berbasis data sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efektivitas tata kelola akademik dan kelembagaan. Selanjutnya, pada kegiatan peninjauan ulang kurikulum, seluruh ketua program studi melakukan evaluasi terhadap ketercapaian CPL sekaligus menyempurnakan struktur kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta implementasi kebijakan pendidikan tinggi berbasis Outcome-Based Education (OBE).

Melalui dua agenda tersebut, IAI Badrus Sholeh menegaskan komitmennya dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan melalui evaluasi, sinergi, dan tindak lanjut yang terukur. Kampus meyakini bahwa tata kelola yang unggul tidak hanya diwujudkan melalui pencapaian indikator kinerja, tetapi juga melalui budaya refleksi, kolaborasi lintas unit, dan keberanian melakukan perbaikan secara berkesinambungan. Dengan menjadikan evaluasi kinerja dan peninjauan kurikulum sebagai bagian dari budaya organisasi, IAI Badrus Sholeh terus memperkuat fondasi kelembagaan yang profesional, akuntabel, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan akademik, dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.

Leave a Reply