Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Institut Agama Islam Badrus Sholeh Kediri. Hisyam Al Muzakki berhasil meraih Juara I Lomba Pidato Tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Fatihin Kediri pada tanggal 18 Januari 2026 M / 26 Rajab 1447 H. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan personal, tetapi juga mengukuhkan eksistensi akademik dan kompetitif mahasiswa PBA di kancah regional.
Keberhasilan Hisyam Al Muzakki merepresentasikan hasil konkret dari proses pembelajaran berbasis kompetensi yang diterapkan di lingkungan IAI Badrus Sholeh Kediri, khususnya dalam pengembangan maharah kalam (keterampilan berbicara) yang menjadi salah satu pilar utama dalam pembelajaran bahasa Arab. Dalam kompetisi tersebut, Hisyam mampu menunjukkan kualitas retorika, penguasaan materi, serta artikulasi bahasa yang sistematis dan persuasif, sehingga unggul di antara para peserta dari berbagai institusi di Jawa Timur.
Ajang lomba pidato ini merupakan ruang aktualisasi intelektual sekaligus arena kompetisi yang menuntut integrasi antara kemampuan linguistik, wawasan keilmuan, serta kepercayaan diri. Oleh karena itu, kemenangan ini menjadi indikator bahwa mahasiswa PBA tidak hanya unggul secara teoritis, tetapi juga adaptif dalam konteks praktik dan kompetisi nyata.

Wakil Rektor III IAI Badrus Sholeh Kediri yang juga dosen PBA, Fatimah, S.Hum., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya.
“Kami sangat bangga atas pencapaian yang diraih oleh Hisyam Al Muzakki. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa kita memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat provinsi bahkan lebih luas lagi. Harapan kami, ke depan akan semakin banyak lahir juara-juara baru dari IAI Badrus Sholeh Kediri yang mampu mengharumkan nama institusi melalui berbagai ajang perlombaan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pembinaan akademik, pelatihan intensif, serta dukungan institusi dalam menciptakan ekosistem kompetitif yang berkelanjutan. Dengan demikian, prestasi yang diraih tidak bersifat insidental, melainkan menjadi bagian dari budaya akademik yang terus berkembang. Prestasi ini menjadi momentum strategis bagi IAI Badrus Sholeh Kediri untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang bahasa Arab. Ke depan, diharapkan institusi ini mampu melahirkan generasi akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kompetitif, komunikatif, dan berdaya saing tinggi di berbagai forum ilmiah maupun non-ilmiah.




