Dalam upaya membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan hukum dan kepemimpinan yang kuat, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh mengikuti Kajian Komprehensif Aspek Hukum Pemilu: Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Kediri pada Kamis, 18 Juni 2026, bertempat di Kantor Bawaslu Kabupaten Kediri. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bidang kemahasiswaan antara IAI Badrus Sholeh dan Bawaslu Kabupaten Kediri sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi pengembangan kapasitas mahasiswa melalui berbagai program edukasi, pengabdian, dan literasi demokrasi.
Keikutsertaan mahasiswa DEMA dalam forum akademik ini merupakan bagian dari strategi IAI Badrus Sholeh untuk menyiapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan yang memiliki kemampuan berpikir kritis, menyelesaikan persoalan secara komprehensif (problem solving), serta mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab (decision making). Melalui pembahasan berbagai dinamika hukum kepemiluan dan putusan Mahkamah Konstitusi, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan analisis terhadap persoalan publik sekaligus memahami pentingnya supremasi hukum dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang mengemban amanah sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan.
Melalui sinergi yang dibangun bersama Bawaslu Kabupaten Kediri, IAI Badrus Sholeh terus memperkuat ekosistem pembinaan kemahasiswaan yang berorientasi pada lahirnya generasi pemimpin yang berintegritas, adaptif, dan berkarakter. Kampus meyakini bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan lembaga negara akan memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mengasah kompetensi kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan pengambilan keputusan yang berbasis nilai-nilai demokrasi. Dengan demikian, mahasiswa DEMA tidak hanya dipersiapkan menjadi pemimpin organisasi di lingkungan kampus, tetapi juga diproyeksikan menjadi calon pemimpin bangsa yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia di masa mendatang.




