Dosen IAI Badrus Sholeh Lolos Seleksi Abstrak The 8th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2026

Kediri, 3 November 2026 – Kabar membanggakan kembali datang dari Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh Kediri. Sebanyak lima dosen IAI Badrus Sholeh dinyatakan lolos seleksi review abstrak dalam ajang The 8th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS) 2026. Kelima dosen tersebut berhak mengikuti konferensi sebagai peserta sekaligus mempresentasikan gagasan akademiknya dalam forum ilmiah tingkat nasional.

Keikutsertaan tersebut mengacu pada surat Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (KOPERTAIS) Wilayah IV Jawa Timur Nomor B-2305/Un.07/01/KPT/HM.01/10/2026 tanggal 12 Oktober 2026 tentang Undangan Partisipasi The 8th Annual Conference for Muslim Scholars (ANCOMS).

Adapun lima dosen IAI Badrus Sholeh yang berhasil lolos seleksi abstrak beserta judul artikelnya adalah:

  1. Binti Su’aidah Hanur dengan judul “Makna Tawasul dalam Tradisi ‘Satak Sawe’: Sebuah Refleksi Ketauhidan dan Doa dalam Perspektif Al-Qur’an” pada bidang Sosial Budaya.
  2. Nunik Zuhriyah dengan judul “Tradisi Mbeleh Golekan di Kediri: Negosiasi Kearifan Lokal dan Identitas Islam Moderat dalam Dinamika Keagamaan Masyarakat Jawa” pada bidang Sosial Budaya.
  3. Ita Ma’rifatul Fauziyah dengan judul “Caring for Parents, Inheriting The Family Home: Ngragil Tradition Between Local Wisdom and Islamic Inheritance Justice in East Java” pada bidang Hukum.
  4. Nikmatul Azizah dengan judul “Tahlilan sebagai Kearifan Lokal dan Konstruksi Identitas Muslim Moderat Santri dan Mahasiswa Generasi Z” pada bidang Sosial Budaya.
  5. Maftah Rozani Al-Am, S.Pd.I., M.Pd. dengan judul “Negosiasi Islam dan Kearifan Lokal dalam Seni Jemblung di Kediri: Studi Etnografi tentang Pemaknaan dan Pewarisan Tradisi” pada bidang Sosial Budaya.

ANCOMS ke-8 dijadwalkan berlangsung pada Selasa–Rabu, 3–4 November 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, bertempat di Hotel Santika Premiere Gubeng, Jalan Raya Gubeng No. 54, Gubeng, Surabaya. Keberhasilan lima dosen tersebut menjadi capaian positif bagi IAI Badrus Sholeh dalam mendorong budaya akademik, produktivitas penelitian, dan partisipasi dosen dalam forum ilmiah. Topik-topik yang diangkat juga menunjukkan perhatian terhadap hubungan Islam dan kearifan lokal, tradisi keagamaan masyarakat Jawa, identitas Muslim moderat, serta keadilan hukum Islam dalam kehidupan sosial.

Melalui partisipasi dalam ANCOMS 2026, diharapkan para dosen dapat memperluas wawasan keilmuan, membangun jejaring akademik, serta memberikan kontribusi pemikiran terhadap pengembangan kajian keislaman yang kontekstual dan relevan dengan dinamika masyarakat.

Selamat dan sukses kepada lima dosen IAI Badrus Sholeh. Semoga partisipasi dalam ANCOMS 2026 membawa manfaat, memperkuat kontribusi akademik, dan semakin meningkatkan kiprah institusi dalam dunia pendidikan tinggi Islam.

Leave a Reply