Kediri – 30 Juli 2026
Menjelang pelaksanaan KKN, IAI Badrus Sholeh Kediri memberikan pembekalan teknis kepada seluruh peserta KKN Reguler Putra, KKN Reguler Putri, KKN MoU Muslimat, serta KKN Internasional Semenanjung Malaysia pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Pembina Yayasan, Ketua Senat, Rektor, Wakil Rektor, Ketua LPPM, serta para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pembekalan menjadi tahap penting untuk memastikan mahasiswa memiliki kesiapan teknis sekaligus sikap yang tepat selama menjalankan tugas di masyarakat.

Dalam arahannya, KH. Abdul Wahid Badrus menekankan pentingnya mahasiswa menjaga nama baik diri dan almamater selama berada di lokasi KKN. Mahasiswa diharapkan mampu menunjukkan sikap yang baik karena selama berada di tengah masyarakat, setiap perilaku mahasiswa turut merepresentasikan institusi. Pesan senada disampaikan Ny. Hj. Noer Chalida Badrus yang mengingatkan mahasiswa untuk berhati-hati dalam membawa diri. Kehadiran di lingkungan baru menuntut mahasiswa untuk mampu menyesuaikan diri, menghormati masyarakat, serta menjaga sikap dan tutur kata. Sementara itu, Rektor IAI Badrus Sholeh, Mohammad Nabiel, menekankan tiga hal penting, yakni menjaga nama baik, menjalankan program dengan baik, serta membangun komunikasi yang baik dengan warga.
Pembekalan tersebut menjadi pengingat bahwa KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga tentang kemampuan mahasiswa membangun relasi sosial dan mengimplementasikan ilmu dalam kehidupan nyata. Dengan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjalankan KKN secara profesional, bertanggung jawab, serta membawa manfaat bagi masyarakat di lokasi penempatan.


