Dari Potensi Desa hingga Pemberdayaan Masyarakat, Mahasiswa IAI Badrus Sholeh Presentasikan Program KKN Putri 2026

Kediri – 25 Juli 2026

Setelah melalui tahap survei lapangan, mahasiswa KKN Reguler Putri dan KKN MoU Muslimat IAI Badrus Sholeh Kediri mempresentasikan rancangan program kerja pada Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Badrus Sholeh tersebut menjadi ruang untuk mematangkan program sebelum diterapkan di tengah masyarakat. Presentasi program diikuti oleh mahasiswa dari masing-masing kelompok dan menjadi bagian dari proses review program oleh Wakil Rektor 3, Fatimah, bersama LPPM. Melalui forum tersebut, mahasiswa memaparkan program yang telah disusun berdasarkan hasil observasi dan survei lokasi sebelumnya.

KKN Reguler Putri terbagi dalam tiga posko dengan program utama yang memiliki karakter sesuai potensi masing-masing wilayah.

Posko 01 Dusun Pujomarto dibimbing oleh Giska Enny Fauziah, S.Pd.I., M.Pd., Posko KKN Putri Reguler 01 mengusung program “Optimalisasi Pemanfaatan Greenhouse sebagai Sarana Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat.” Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan fasilitas greenhouse melalui budidaya tanaman obat yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan pemanfaatan sumber daya lokal untuk kesehatan.

Posko 02 Dusun Ketawang dibimbing Ita Ma’rifatul Fauziyah, M.H. mengangkat program “Pemanfaatan Limbah Kain Perca Menjadi Produk Bernilai Ekonomis sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas dan Pendapatan Masyarakat Dusun Ketawang.”

Program tersebut mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah kain perca menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Sementara itu, Posko 03 di bawah bimbingan Siti Masruroh, M.E. dengan lokasi di Dusun Boyolali mengusung program “Penguatan Nilai Keagamaan melalui Pendampingan Gerakan Ubudiyyah Anak Desa (GUAD).” Program ini menitikberatkan pada penguatan praktik dan pembiasaan keagamaan anak-anak desa sehingga nilai-nilai religius dapat tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga program tersebut menunjukkan keberagaman pendekatan KKN Putri 2026, mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga penguatan nilai keagamaan. Hal ini sejalan dengan tema besar KKN yang menempatkan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi sebagai basis pemberdayaan masyarakat. Melalui sesi presentasi dan review, mahasiswa memperoleh masukan untuk menyempurnakan rancangan program sebelum diterapkan di lokasi KKN. Dengan demikian, program yang dibawa ke masyarakat diharapkan benar-benar realistis, bermanfaat, dan sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

Dokumen Hasil Penilaian Presentasi Program Kerja

Leave a Reply