Desa Tiru Lor, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Agama Islam (IAI) Badrus Sholeh menyelenggarakan workshop bertema “Pola Asuh Adaptif di Era Digital”, pada Ahad, 3 Agustus 2025, bertempat di Dusun Ringirejo.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para orang tua dan masyarakat umum mengenai pentingnya menerapkan pola asuh yang relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman, khususnya di tengah pesatnya kemajuan teknologi digital.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa KKN menghadirkan narasumber Ibu Niswatul Hidayati seorang ahli psikologi anak yang menyampaikan materi seputar tantangan pola asuh di era digital, pentingnya literasi digital bagi orang tua, serta strategi menghadapi dampak negatif dari penggunaan gawai pada anak.
“Sebagai orang tua, kita tidak bisa lagi hanya melarang atau membatasi anak dalam menggunakan gadget, tetapi juga memahami, mendampingi, dan mengarahkan anak agar menggunakan teknologi secara bijak.” ujar Niswatul Hidayati.
Workshop ini disambut antusias oleh warga. Terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai persoalan sehari-hari, mulai dari kecanduan gadget hingga cara membentuk komunikasi yang sehat dengan anak-anak di era serba digital ini.
Ketua kelompok KKN, Maslakhah Amelia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja mereka untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial yang cepat, termasuk di bidang pendidikan dan keluarga.
“Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat nyata, terutama bagi para orang tua agar lebih siap dan cerdas dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak mereka di era digital yang serba kompleks ini,” ungkapnya.
Selain materi utama, workshop juga diisi dengan simulasi interaktif dan pembagian leaflet edukatif sebagai panduan pola asuh positif berbasis nilai-nilai Islam dan pendekatan psikologis modern.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN IAI Badrus Sholeh dalam pemberdayaan masyarakat, sekaligus menjadi sarana penguatan hubungan antara kampus dan warga sekitar.


